Penangkal Petir Bangunan dan penjelasan cara kerjanya

Penangkal Petir pada bangunan

Penangkal petir atau apapun sebutan yang lazim dimasyarakat kita tentu sangat besar peranannya dalam menghindarkan kita dari dampak buruk/bahaya petir. Terutama untuk daerah-daerah yang potensi petirnya cukup tinggi. Anda bisa menggunakan jasa pasang penangkal petir jika tidak bisa memasangnya sendiri.

Jika kita merujuk pada Wikipedia dan beberapa sumber lainnya. Mereka mengartikan penangkal petir seperti berikut ini.

Penangkal Petir adalah sebuah rangkaian jalur yang terdiri dari batang penangkal petir, kabel konduktor serta tempat pembumian dan digunakan sebagai jalur/jalan bagi petir menuju permukaan bumi tanpa merusak benda/barang yang dilewatinya.

Berdasarkan pengertian penangkal petir diatas, setidaknya sebuah rangkaian penangkal petir terdiri dari 3 komponen utama yaitu :

penangkal-petir#1. Batang Penangkal Petir

Untuk batang penangkal petir ini terbuat dari tembaga dengan ujungnya berbentu runcing. Jika ditelesuri kenapa dibuat runcing dan tidak bentuk yang lain adalah agar muatan listrik bisa terkumpul ataupun lepas dengan mudah, sehingga memperlancar proses Tarik menarik dengan muatan listrik yang ada di awan.

Biasanya batang logam yang runcing ini dipasang dipuncak suatu bangunan. Untuk anda yang penasaran, bisa memperhatikan puncak dari sebuah hotel maupun patung-patung besar di beberapa negara.

Kabel-Konduktor-Penangkal-Petir#2.Kabel Konduktor

Kabel Konduktor ini digunakan sebagai saluran yang meneruskan aliran muatan listri dari batang muatan listrik ke bumi/tanah. Biasanya dipasang dibagian luar dari bangunan yang menggunakan penangkal petir ini.

Ukuran yang paling umum dari kabel konduktor ini adalah 1 – 2 cm. Terbuat dari jalinan kawat tembaga sehingga mampu mengantarkan muatan listrik dengan cepat ke tanah.

#3. Grounding/Tempat Pembumian

Tempat pembumian ini terbuat dari tembaga yang dilapisi baja dengan ukuran 1,5 cm (Diameter) dan dengan Panjang 1,8 – 3 meter.

Grounding-RodTempat pembumian ini berfungsi untuk mengalirkan muatan listrik dari kabel konduktor ke batang pembumian yang sudah ditanam sebelumnya.

Cara kerja Penangkal Petir

Jika awan yang bermuatan negative sudah memiliki jumlah yang memadai, maka selanjutnya muatan listrik positif yang ditanah akan ditarik ke ujung batang penangkal petir melalui kabel konduktor yang sudah dipasang.

Selanjutnya, muatan listrik positif akan terkumpul di ujung penangkal petir. Jika jumlahnya sudah cukup besar, maka akan terjadi Tarik-menarik antara muatan listrik positif dan negative. Pertemuan antara 2 muatan listrik ini akan menghasilkan aliran listrik.

Aliran listrik yang dihasilkan dari petemuan antara 2 muatan listrik tadi akan dialirkan melalui kabel konduktor ke tanah, sehingga sembaran petir tidak akan merusak bangunan/gedung yang ada disekitarnya.

Hanya saja, sembaran petir bisa merambat ke dalam bangunan melalui kawat jaringan listrik yang dipasang di bangunan tersebut. Jika tidak diantisipasi maka sembaran ini bisa merusak alat-alat elektronik yang ada dalam bangunan tersebut (Jika terhubung ke jaringan listrik).

Nah, untuk mencegah terjadinya kerusakan perangkat elektronik pada sebuah bangunan, maka dipasang sebuah alat untuk menstabilkan arus listrik (surge arrestor) sehingga perangkat elektronik tidak rusak.

Untuk anda yang tinggal di daerah yang intensitas petirnya cukup tinggi dan besar, apalagi bangunan yang anda tempati tinggi, kami menyarankan anda untuk segera memasang penangkal petir.

Saat ini banyak sekali penyedia jasa pasang penangkal petir dengan harga yang relatif murah dan terjangkau. Jika tidak anda temukan didaerah anda, anda bisa googling di Internet.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *